BlogKeuangan bisnis

Slip gaji karyawan UMKM: komponen, potongan, dan contohnya

Cara membuat slip gaji karyawan UMKM: komponen gaji, potongan BPJS dan PPh 21, plus contoh slip yang rapi dan mudah dibaca. Buat slip pertamamu hari ini.

Diterbitkan 24 Juni 2026

Pemilik usaha menyerahkan slip gaji kepada karyawan UMKM di akhir bulan

Tanggal gajian tiba. Kamu transfer gaji ke rekening karyawan, lalu masuk chat: “Kak, kok gajiku segini? Potongannya apa saja ya?” Kamu sendiri harus membuka catatan lagi untuk mengingat rinciannya. Situasi seperti ini sebenarnya bisa dicegah dengan satu lembar sederhana: slip gaji.

Slip gaji bukan hanya formalitas perusahaan besar. Untuk usaha kecil, slip gaji membuat hubungan kerja lebih transparan dan catatan keuanganmu lebih rapi. Di catatan ini kami bahas komponen gaji karyawan usaha kecil, potongan BPJS dan PPh 21 di slip gaji, contoh slip yang lengkap, dan cara membuatnya sat-set setiap bulan.

Kenapa usaha kecil juga perlu slip gaji

PP 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan mengatur bahwa pengusaha memberikan bukti pembayaran upah yang memuat rincian upah setiap kali upah dibayarkan. Jadi, slip gaji juga berlaku untuk usaha kecil yang punya karyawan, tidak hanya perusahaan besar.

Di luar soal aturan, slip gaji punya manfaat praktis untuk kedua pihak:

  • Untuk karyawan: tahu persis dari mana angka gajinya, dan punya dokumen untuk keperluan seperti pengajuan kredit atau sewa tempat tinggal.
  • Untuk pemilik usaha: punya arsip biaya gaji yang rapi, memudahkan perhitungan PPh 21 dan BPJS, serta mencegah kebingungan soal potongan.

Komponen gaji karyawan usaha kecil

Slip gaji yang baik memisahkan pendapatan dan potongan dengan jelas. Berikut komponen yang umum dipakai:

BagianKomponenKeterangan
PendapatanGaji pokokUpah dasar sesuai perjanjian kerja
PendapatanTunjangan tetapDibayar tetap tiap bulan, misalnya tunjangan jabatan
PendapatanTunjangan tidak tetapBergantung kehadiran, misalnya uang makan
PendapatanLemburSesuai jam lembur yang disepakati
PotonganBPJS KesehatanBagian karyawan
PotonganBPJS KetenagakerjaanBagian karyawan untuk JHT dan JP
PotonganPPh 21Sesuai perhitungan bulanan
PotonganLain-lainMisalnya cicilan kasbon yang sudah disepakati

Bedakan tunjangan tetap dan tidak tetap sejak awal. Gaji pokok ditambah tunjangan tetap biasanya menjadi dasar perhitungan iuran BPJS, sedangkan tunjangan tidak tetap tidak.

Komponen gaji karyawan usaha kecil: gaji pokok, tunjangan tetap, tunjangan tidak tetap, dan lembur
Pisahkan yang tetap dan tidak tetap, karena dasar hitungnya berbeda.

Potongan BPJS di slip gaji

Iuran BPJS ditanggung bersama oleh pemberi kerja dan karyawan. Yang muncul sebagai potongan di slip gaji hanya bagian karyawan. Bagian pemberi kerja dibayar dari kas usaha dan tidak mengurangi gaji yang diterima.

ProgramBagian karyawanBagian pemberi kerja
BPJS Kesehatan1%4%
Jaminan Hari Tua (JHT)2%3,7%
Jaminan Pensiun (JP)1%2%
Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK)–0,24%–1,74%
Jaminan Kematian (JKM)–0,3%

Ada beberapa catatan penting. Dasar iuran BPJS Kesehatan dibatasi sampai upah Rp12.000.000 per bulan, dan dasar iuran JP juga punya batas atas yang diperbarui setiap tahun. Program BPJS Ketenagakerjaan yang diikuti bergantung pada skala usaha, jadi tidak semua usaha kecil memotong JP. Cek ketentuan yang berlaku untuk usahamu di kantor atau situs resmi BPJS.

Potongan BPJS di slip gaji: bagian karyawan dipotong, bagian pemberi kerja dibayar usaha
Hanya bagian karyawan yang tampil sebagai potongan di slip.

PPh 21 di slip gaji

Sejak 2024, PPh 21 bulanan untuk karyawan tetap dihitung dengan tarif efektif rata-rata (TER). Caranya: penghasilan bruto sebulan dikalikan tarif TER sesuai kategori status karyawan. Penghasilan bruto ini termasuk iuran JKK, JKM, dan BPJS Kesehatan yang dibayar pemberi kerja.

Untuk gaji di kisaran usaha kecil, hasilnya sering kali nol. Misalnya, karyawan lajang tanpa tanggungan masuk kategori A, dan TER kategori A untuk penghasilan bruto sampai Rp5.400.000 sebulan adalah 0%. Meski potongannya nol, tetap tulis barisnya di slip supaya jelas. Di masa pajak terakhir, PPh 21 dihitung ulang setahun penuh. Detail perhitungannya ada di catatan PPh 21 TER.

Cara membuat slip gaji karyawan UMKM, lengkap dengan contoh

Rudi bekerja di usaha konveksi milik Wulan sebagai staf produksi, berstatus lajang tanpa tanggungan. Usaha Wulan mengikutsertakan karyawannya di program JHT dan JP. Berikut contoh slip gajinya untuk bulan Juni:

KomponenJumlah
Pendapatan
Gaji pokokRp4.000.000
Tunjangan jabatan (tetap)Rp500.000
Uang makan (tidak tetap)Rp300.000
LemburRp200.000
Total pendapatanRp5.000.000
Potongan
BPJS Kesehatan 1% × Rp4.500.000Rp45.000
JHT 2% × Rp4.500.000Rp90.000
JP 1% × Rp4.500.000Rp45.000
PPh 21 (TER kategori A, 0%)Rp0
Cicilan kasbonRp200.000
Total potonganRp380.000
Gaji bersih diterimaRp4.620.000

Data simulasi, bukan hasil klien.

Penghasilan bruto Rudi untuk PPh 21 adalah Rp5.000.000 ditambah JKK, JKM, dan BPJS Kesehatan bagian pemberi kerja, totalnya sekitar Rp5.204.300. Angka ini masih di bawah Rp5.400.000, jadi TER-nya 0%.

Contoh slip gaji karyawan UMKM dengan pendapatan, potongan, dan gaji bersih
Slip yang baik bisa dibaca dari atas ke bawah tanpa perlu bertanya.

Langkah membuatnya setiap bulan:

  1. Siapkan template di spreadsheet dengan bagian identitas, pendapatan, potongan, dan gaji bersih.
  2. Isi identitas: nama usaha, nama karyawan, jabatan, periode gaji, dan tanggal bayar.
  3. Masukkan komponen pendapatan dari rekap kehadiran dan lembur bulan itu.
  4. Hitung potongan dengan rumus, supaya angkanya otomatis berubah kalau gaji naik.
  5. Periksa ulang, lalu kirim dalam bentuk PDF bersamaan dengan transfer gaji.
  6. Simpan arsipnya per bulan dan per karyawan.

Hal yang sering terlewat soal slip gaji

  • Memotong bagian pemberi kerja dari gaji karyawan. Bagian 4% BPJS Kesehatan dan 3,7% JHT dibayar usaha, bukan dipotong dari karyawan.
  • Tidak mencantumkan kasbon. Potongan cicilan kasbon perlu tertulis supaya karyawan tahu sisa utangnya.
  • Tidak ada rekap kehadiran dan lembur. Tanpa rekap, angka uang makan dan lembur mudah diperdebatkan. Catat harian, lalu jumlahkan di akhir bulan.
  • Hanya mencatat gaji bersih di pembukuan. Yang dicatat sebagai biaya usaha adalah total gaji ditambah bagian BPJS pemberi kerja, bukan hanya uang yang ditransfer. Angka ini masuk ke pos biaya di laporan laba rugi sederhana.
  • Mencampur gaji pemilik di slip yang sama. Gaji pemilik usaha diatur terpisah lewat prive atau gaji pemilik, bukan lewat slip karyawan. Caranya ada di catatan cara menggaji diri sendiri.
Arsip slip gaji bulanan tersimpan rapi per karyawan dalam folder digital
Arsip slip yang rapi memudahkan hitung pajak dan audit internal.

Pertanyaan yang sering muncul

Apakah slip gaji boleh dikirim lewat pesan digital?

Boleh. Banyak usaha kecil mengirim slip gaji dalam bentuk PDF lewat email atau aplikasi chat. Yang penting rinciannya lengkap dan kamu menyimpan salinannya sebagai arsip.

Apakah THR perlu dicantumkan di slip gaji?

THR biasanya dibuatkan slip terpisah atau dicantumkan sebagai komponen tersendiri di bulan pembayarannya. Ingat, THR menambah penghasilan bruto bulan itu, sehingga PPh 21 bulan tersebut bisa ikut naik.

Bagaimana kalau karyawan belum didaftarkan BPJS?

Daftarkan secepatnya, karena perlindungannya baru berlaku setelah terdaftar. Sambil menunggu, jangan memotong iuran dari gaji karena iurannya belum dibayarkan. Kalau kamu baru akan merekrut, baca persiapannya di catatan merekrut karyawan pertama.

Satu lembar yang menjaga kepercayaan

Slip gaji yang rapi memisahkan pendapatan dan potongan, menampilkan bagian karyawan untuk BPJS, mencantumkan PPh 21 meski nol, dan disimpan sebagai arsip. Dengan template yang tepat, membuatnya hanya butuh beberapa menit setiap bulan.

Kalau kamu ingin dibantu menyusun template slip gaji dan sistem penggajian yang rapi, layanan keuangan Kancani bisa membantu. Atau ceritakan dulu kondisimu lewat ngobrol dengan kami.

Tanya via WhatsApp