Tentang Kancani

Teman seperjalanan.
Untuk urusan yang sering ditunda.

Kancani berasal dari bahasa Jawa yang berarti “temani”. Itu juga cara kami bekerja: menemani freelancer dan pebisnis melewati masa transisi, sampai urusan pajak dan keuangannya tertata.

Kenapa Kancani ada

Pajak tidak diajarkan di sekolah.

Banyak orang baru berurusan dengan pajak setelah lepas dari status karyawan, atau ketika usahanya mulai menghasilkan. Pertanyaannya menumpuk, informasinya tersebar, dan rasa khawatir membuat semuanya ditunda.

Kami percaya bantuan profesional tidak harus mahal atau kaku. Karena itu kami menyediakan tiga level bantuan: edukasi untuk yang ingin paham dulu, konsultasi untuk yang butuh arah, dan pendampingan untuk yang ingin fokus ke pekerjaannya.

Tim kami bekerja secara remote dan melayani klien di seluruh Indonesia, termasuk WNI di luar negeri yang masih punya urusan di Indonesia.

100+klien dan SPT sudah kami selesaikan

  • Brevet Pajak A, B, dan C
  • Bersertifikat Konsultan Pajak (BKP)
  • Konsultan pajak berizin
  • Certified Financial Planner (CFP)
Tim

Orang-orang di balik Kancani.

Keuangan & arah bisnis

Nuha Fadhlurrahman

CFP · CEO

Membantu klien menata keuangan pribadi dan usaha, dari pencatatan sampai perencanaan.

Perpajakan

Mauliza Amigia

S.E., S.H., M.Si., BKP · Konsultan Pajak

Menemani klien memahami kewajiban pajak, menyusun SPT, dan menanggapi surat dari DJP.

Nilai kami

Cara kami bekerja.

01

Kebersamaan

Tidak ada usaha yang harus berjalan sendiri. Kami hadir sebagai teman seperjalanan, bukan sekadar vendor.

02

Dapat dipercaya

Urusan pajak dan keuangan itu sensitif. Kami bekerja secara transparan, jujur, dan bertanggung jawab.

03

Praktis dan membumi

Tanpa istilah yang membingungkan. Setiap saran dirancang supaya mudah dipahami dan langsung bisa dijalankan.

04

Tumbuh bersama

Keberhasilan klien adalah keberhasilan kami. Kami ikut mendorongmu berkembang, selangkah demi selangkah.

Ceritakan dulu, kita urai bersama.

Bertanya soal layanan dan cara kerja kami tidak dikenakan biaya. Mulai dari satu pesan WhatsApp.

Diskusikan kebutuhanmu
Tanya via WhatsApp