BlogKeuangan bisnis

Cara membuat invoice jasa yang rapi, lengkap dengan contoh

Cara membuat invoice jasa yang lengkap: penomoran, termin, rekening, sampai catatan potongan PPh, plus contoh invoice freelancer. Rapikan invoicemu hari ini.

Diterbitkan 2 September 2026

Freelancer menyusun invoice jasa yang rapi di laptop sebelum dikirim ke klien

Andi baru menyelesaikan proyek desain untuk sebuah perusahaan. Ia mengirim pesan, “Total Rp7,5 juta ya, Kak, transfer ke rekening biasa.” Sehari kemudian, bagian keuangan klien membalas: mereka butuh dokumen tagihan resmi dengan nomor, tanggal jatuh tempo, data rekening, dan identitas pajak. Pembayarannya pun tertunda sampai dokumennya lengkap.

Situasi seperti ini sering terjadi, terutama saat mulai bekerja dengan klien bisnis. Kuncinya ada di invoice yang rapi. Di catatan ini kami bahas anatomi invoice jasa yang lengkap, cara menomori invoice supaya mudah dilacak, termin pembayaran, catatan potongan PPh, dan contoh invoice freelancer yang bisa langsung kamu tiru.

Apa itu invoice dan bedanya dengan kuitansi

Invoice adalah dokumen tagihan yang kamu kirim ke klien setelah atau selama pekerjaan berjalan. Isinya apa yang dikerjakan, berapa yang perlu dibayar, kapan batasnya, dan ke mana uangnya ditransfer. Invoice sering disebut juga faktur tagihan.

Tiga dokumen ini sering tertukar, padahal fungsinya berbeda:

DokumenFungsiKapan dibuat
InvoiceMeminta pembayaranSaat menagih
KuitansiBukti bahwa pembayaran sudah diterimaSetelah uang masuk
Faktur pajakBukti pungutan PPNHanya oleh Pengusaha Kena Pajak, lewat sistem DJP

Kalau kamu belum menjadi Pengusaha Kena Pajak, cukup terbitkan invoice dan, bila diminta, kuitansi. Faktur pajak bukan urusanmu dulu.

Anatomi invoice jasa yang lengkap

Invoice yang lengkap mempercepat proses di bagian keuangan klien. Berikut bagian-bagian yang sebaiknya ada:

BagianIsiKenapa penting
Identitas penerbitNama atau nama usaha, alamat, email, nomor kontakKlien tahu tagihan dari siapa
Nomor invoiceNomor unik dan berurutanMudah dilacak oleh kedua pihak
Tanggal terbit dan jatuh tempoMisalnya terbit 2 September, jatuh tempo 16 SeptemberBatas waktu bayar jelas
Data klienNama perusahaan, alamat, nama kontakSesuai data di bagian keuangan klien
Rincian pekerjaanDeskripsi, jumlah, harga satuan, subtotalKlien tahu persis apa yang dibayar
Uang muka dan sisa tagihanDP yang sudah diterima dan sisanyaMenghindari tagihan ganda
Catatan pajakPPN bila PKP, catatan potongan PPh bila adaMengurangi pertanyaan bolak-balik
Cara bayarNama bank, nomor rekening, nama pemilik rekeningUang sampai ke rekening yang tepat
CatatanNomor PO atau kontrak, permintaan bukti potongMemudahkan pencocokan
Anatomi invoice jasa yang lengkap dari identitas, nomor, rincian, sampai rekening
Setiap bagian invoice menjawab satu pertanyaan dari bagian keuangan klien.

Satu tips kecil: pastikan nama pemilik rekening sama dengan nama di invoice. Kalau berbeda, misalnya rekening atas nama pasangan, bagian keuangan klien bisa menahan pembayaran untuk verifikasi.

Nomor invoice yang rapi

Nomor invoice ibarat nomor kursi di bioskop: setiap orang punya satu, tidak ada yang kembar, dan urutannya jelas. Format yang mudah dipakai menggabungkan kode, tahun, bulan, dan nomor urut.

FormatContohCocok untuk
INV/tahun/bulan/urutINV/2026/09/012Freelancer dan usaha jasa umum
Kode klien-tahun-urutKLN-2026-004Usaha dengan sedikit klien tetap
Tahun bulan-urut2609-012Yang ingin nomor pendek

Apa pun formatnya, pegang tiga aturan ini:

  1. Unik dan berurutan. Jangan memakai ulang nomor, walau invoice lama dibatalkan.
  2. Jangan hapus invoice yang batal. Tandai sebagai batal dan terbitkan invoice baru dengan nomor berikutnya. Jejaknya tetap rapi.
  3. Konsisten sepanjang tahun. Ganti format hanya di awal tahun supaya urutannya tidak membingungkan.

Cara membuat invoice jasa dalam enam langkah

  1. Siapkan template sekali saja. Pakai spreadsheet, dokumen, atau aplikasi invoice. Isi identitasmu dan data rekening di template.
  2. Isi nomor dan tanggal. Ambil nomor berikutnya dari daftar invoice, lalu tentukan tanggal jatuh tempo.
  3. Tulis rincian pekerjaan dengan spesifik. “Desain logo dan panduan identitas visual, 2 kali revisi” lebih jelas daripada “jasa desain”.
  4. Hitung subtotal, uang muka, dan sisa tagihan.
  5. Tambahkan catatan pajak dan termin. Lihat bagian berikutnya.
  6. Simpan sebagai PDF dan kirim ke alamat yang tepat. Biasanya ke kontak proyek sekaligus bagian keuangan, dengan nama file yang memuat nomor invoice.

Termin pembayaran

Termin adalah kesepakatan kapan dan berapa yang dibayar. Sepakati di awal proyek, lalu tuliskan juga di invoice:

  • Uang muka dan pelunasan, misalnya 50% di awal dan 50% setelah serah terima.
  • Bertahap per milestone untuk proyek panjang.
  • Jatuh tempo 14 atau 30 hari setelah invoice diterima, umum untuk klien perusahaan.

Termin dan alur dari brief sampai pelunasan kami bahas lebih lengkap di alur kerja klien jasa.

Pilihan termin pembayaran invoice: uang muka dan pelunasan, milestone, dan jatuh tempo
Termin yang disepakati di awal membuat invoice tidak terasa mendadak.

Contoh invoice freelancer

Berikut contoh isi invoice pelunasan Andi, freelancer desainer orang pribadi, untuk klien berbentuk PT:

BagianIsi
NomorINV/2026/09/012
Tanggal terbit2 September 2026
Jatuh tempo16 September 2026
KepadaPT Contoh Sejahtera, bagian keuangan
Desain logo dan panduan identitas visualRp6.000.000
Revisi tambahan, 2 putaranRp1.500.000
SubtotalRp7.500.000
Uang muka diterima (INV/2026/08/007)Rp3.750.000
Sisa tagihanRp3.750.000
Pembayaran keBank, nomor rekening, atas nama Andi
CatatanPembayaran dapat dipotong PPh 21 sesuai ketentuan; mohon kirimkan bukti potongnya

Data simulasi, bukan hasil klien.

Untuk freelancer orang pribadi, klien badan usaha umumnya memotong PPh 21 bukan pegawai. Dengan aturan yang berlaku, potongan atas sisa tagihan Rp3.750.000 sekitar Rp93.750, jadi yang masuk ke rekening Andi sekitar Rp3.656.250. Rumusnya kami bahas di PPh 21 untuk freelancer. Kalau kamu menagih atas nama CV atau PT, potongannya PPh 23 sebesar 2% dari nilai jasa tanpa PPN, seperti dijelaskan di PPh 23 atas jasa.

Contoh invoice freelancer dengan nomor, rincian, uang muka, sisa tagihan, dan catatan PPh
Catatan potongan pajak di invoice mengurangi pertanyaan bolak-balik soal selisih transfer.

Bagaimana dengan meterai? Bea meterai Rp10.000 dikenakan antara lain pada dokumen yang menyebutkan penerimaan uang dengan nilai di atas Rp5.000.000, seperti kuitansi pelunasan. Invoice yang hanya berisi tagihan umumnya tidak memerlukannya, tetapi ikuti juga permintaan klien.

Setelah invoice terkirim

Invoice yang rapi baru separuh pekerjaan. Separuh lainnya memastikan uangnya benar-benar masuk.

  1. Catat di daftar invoice. Kolomnya cukup nomor, klien, tanggal terbit, jatuh tempo, jumlah, dan status.
  2. Konfirmasi penerimaan. Tanyakan apakah invoice sudah diterima dan tidak ada data yang kurang.
  3. Ingatkan sebelum dan saat jatuh tempo. Dengan nada ramah dan nomor invoice yang jelas. Contoh pesannya ada di cara menagih piutang.
  4. Cocokkan uang masuk dan bukti potong. Ubah status menjadi lunas dan simpan bukti potongnya.

Kalau jumlah invoice-mu sudah puluhan per bulan, penomoran, pengiriman, dan pengingatnya bisa diotomatiskan. Caranya ada di otomatisasi admin bisnis dengan AI.

Daftar pemantauan invoice dengan status terkirim, jatuh tempo, dan lunas
Daftar invoice sederhana membuat kamu tahu uang mana yang masih di jalan.

Pertanyaan yang sering muncul

Apa beda invoice dan kuitansi?

Invoice adalah dokumen untuk meminta pembayaran, sedangkan kuitansi adalah bukti bahwa pembayaran sudah diterima. Invoice dikirim saat menagih, kuitansi diberikan setelah uang masuk.

Apakah invoice perlu meterai?

Invoice yang hanya berisi tagihan umumnya tidak memerlukan meterai. Bea meterai Rp10.000 berlaku antara lain untuk dokumen yang menyebutkan penerimaan uang di atas Rp5.000.000, seperti kuitansi pelunasan. Kalau klien memintanya, ikuti kebijakan mereka.

Bagaimana format nomor invoice yang baik?

Format yang baik itu unik, berurutan, dan konsisten, misalnya INV/2026/09/012. Jangan memakai ulang nomor invoice yang dibatalkan, cukup tandai batal dan lanjutkan ke nomor berikutnya.

Invoice rapi, pembayaran lebih lancar

Invoice jasa yang lengkap memuat identitas, nomor unik, tanggal jatuh tempo, rincian pekerjaan, uang muka dan sisa tagihan, catatan pajak, serta data rekening. Sepakati termin di awal, nomori invoice dengan konsisten, dan pantau statusnya sampai lunas.

Kalau kamu ingin alur penagihan dan administrasi usahamu dirapikan bareng, layanan proses bisnis Kancani bisa membantu. Atau ceritakan dulu kebutuhanmu lewat ngobrol dengan kami.

Tanya via WhatsApp